Author: Naufa Izzul Ummam

Sarjana agama, otw lanjut. Okelah ya kalau nulis soal keagamaan.

Fitnah Lebih Kejam Daripada Pembunuhan? Gak Juga

Islam Santuy – Astagfirullah, gaboleh fitnah, tau gaksih fitnah itu lebih kejam daripada pembunuhan? Demikian komentar netizen kalau lihat berita hoax/tuduhan di sosial media. Dan bukan hanya di sosial media, di kehidupan real-pun kadang seperti itu. Kadang ada yang langsung bawa ayatnya, Qs. al-Baqarah 191, al-fitnatu asyaddu minal qatl. Fitnah itu lebih kejam daripada pembunuhan. […]

Moderasi Beragama, Udah Pada Tahu Belum Tujuan Intinya?

Islam Santuy – Pernah dengar istilah moderasi beragama? Ini paham yang sedang digencarkan oleh pihak Kementerian Agama Indonesia. Cita-cita inti dari pemahaman ini adalah terwujudnya masyarakat yang saling bertoleransi antar satu sama lain perihal agama.  Pembahasan mengenai moderasi beragama kali ini merupakan satu langkah pengaplikasian sosialisasi konsep ini kepada masyarakat luas. Ya emang peran masyarakat […]

Melihat Kesalahan Politik Husein bin Ali Dalam Tragedi Karbala

Islam Santuy – Tulisan ini merupakan lanjutan dari tulisan sebelumnya. Kalau kamu belum baca, mending baca dulu di sini. Detik-Detik Terjadinya Tragedi Karbala Walau pada akhirnya Husein hanya memiliki pasukan yang sedikit, ia tetap menjadi ancaman bagi kekuasaan Yazid. Yazid yang merasa awas dengan pergerakan Husein tidak menyepelekan lawan politiknya sedikitpun. Ia mengerahkan pasukan untuk […]

Tragedi Karbala, Kesalahan Taktik Politik Yang Berujung Kematian

Islam Santuy – Semakin mendekati tahun 2024, berita mengenai politik semakin hangat. Baru-baru ini Anies Baswedan dan Gus Muhaimin mengumumkan bahwa mereka akan maju menjadi pasangan calon presiden dan wakil presiden. Banyak yang menilai bahwa bersatunya dua pasangan ini adalah representasi dari bersatunya golongan umat muslim yang kerap digambarkan berseberangan. Entah taktik apa yang akan […]

Doa Ketika Khilaf, Belajar Dari Kisah Nabi Yunus

Islam Santuy – Takkan ku sia-siakan hidup mu lagii.. Ho ho.. Demikian lagu yang dinyanyikan oleh Last Child. Gambaran akan penyesalan seorang ketika ‘telat’ menyadari bahwa menyia-nyiakan pasangannya adalah suatu kesalahan. Ia khilaf dan ingin kembali lagi melanjutkan hubungan seperti kemarin. Terlepas dari kisah percintaan dua pasangan di atas (mereka juga di dalam lagu itu […]

Back To Top